May 17th, 2009
Oleh : Ajamuddin Tifani
Catatan dari Antologi Cakrawala , Kumpulan puisi penyair Banjarbaru. Salah satunya : Arsyad Indradi.
………………………………………………………………………….
Ketika beragam penciptaan dalam puisi sudah melibur pasang dalam bangunan sastra kita, dan ketika puisi-puisi, dan seluruh perangkai dalam dunia penciptaan ini demikian banyak ragamnya, dan eksplorasi kata demikian mengagumkan pekembangannya, maka masihkah puisi ditulis orang ?
Jangan kuatir, puisi masih ditulis. Puisi masih didendangkan. Puisi masih dapat menyusupi batin kita, sebab kita masih membaca kitab-kitab suci. Kita tahu kitab-kitab suci itu mengemban pesan-pesan puitikal, dengan puisi itu sendiri sebagai sarana penyampaian.
Dan Arsyad Indradi menyadari akan hal itu. Ia menulis tanpa ampun. Hampir seluruh pernik perasaannya tentang puisi. Ia sesungguhnya penyair, sebelum ia menjadi penari tahun 70-an awal. Ia bukan saja mengekspore hampir seluruh gerak perasaannya, akan tetapi mengabadikannya dalam berbagai kumpulan puisi bersama. Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 1 Comment »
May 4th, 2009
Elok si bunga tanjung
Mekar di dalam taman
Elok budi bauntung
Pahlawan dalam kenangan
Serumpun Tanah Melayu
Pulau Pandan Angsana dua
Ikat simpul kita bersatu
Negri Banjar tanah pusaka
Kreografer : Arsyad Indradi
Penata Tari : Aprina Indradi, S.Sn
Sinopsis :
Ratu Zaleha putri Sultan Muhammad Seman cucu Pangeran Antasari, adalah pahlawan wanita Banjar pewaris terakhir perang Banjar 1905. Dengan semangat Haram Manyarah Waja Sampai Kaputing, Ratu Zaleha bersama pasukannya mengusir penjajah Belanda dan mempertahankan Benteng Manawing dan Tambang Batu Bara Oranje Nassau. Ratu Zaleha dianggap macan wanita yang tidak mau tunduk kepada Belanda. Perang berjalan 5 tahun. Sedang fisik Ratu Zaleha sudah menurun, dan karena kuatnya serangan Belanda maka Benteng itu dapat direbut oleh Belanda. Ratu Zaleha diasingkan ke Bogor tahun 1906. Perjuangan Ratu Zaleha mencatat sejarah dan menjadi simbol tokoh emansipasi wanita Tanah Banjar.
Tari Semangat Ratu Zaleha ini telah dipergelarkan pada acara Rampak Gendang Nusantara XII di Malaka Bersejarah, Malaysia 7 sd 16 April 2009. Disamping tari ini juga dipergelarkan tari rakyat Banjar lainnya yaitu Tari Tirik Lalan, Tari Tirik Kuala dan Tari Maiwak serta Musik Panting mendendangkan lagu-lagu daerah Banjar (Kalsel).untuk masyarakat Malaka ***
Posted in Uncategorized | 4 Comments »
April 26th, 2009
Rainer Maria Rilke
Penyair Austria. Lahir di Praha. Berpendidikan militer dan universitet Praha., Munchen dan Berlin. Ia salah seorang penyair terpenting diabad ke-20. Ia berkelana ke Rusia, Itali,Skandinavia dan Prancis. Buah penanya serba mistik, serba Rus dalam kisah npendeknya : “Geschichten vom lieben Gott” (1900). Sajak-sajaknya yang symbol aneh dan konsekwen dalam “Sonets an Orpheus” (19160.”Deuneser Elegien (1922). Salah satu sajaknya :
MUSIM GUGUR
Daunan berguguran bagai dari kejauhan
Seakan di langit berlayuan taman-taman jauh
Gerak-geriknya menampikkan tak – rela – jatuh
Dan dalam gulingan malam dunia – berat jatuh
Lepas dari galau gemintang masuk kesunyian
Kita semua jatuh. Ini tangan bergulingan
Dan padang Akumu itu : Tak satu pun luput
Betapa pun ; ada seorang yang sambut
Maha lembut ‘ni jatuh di lengan kasihan Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 26th, 2009
Melihat perkembangan bahasa daerah Banjar sangat memperihatinkan, karena kian hari kian tercemar dan tergeser. Yang lebih memperihatinkan lagi adalah generasi muda Banjar sudah banyak yang melupakan bahasa daerahnya, bahkan ada yang tidak tahu sama sekali bahasa daerahnya. Ini sangat berasalan, bahwa munculnya istilah “ bahasa gaul “. Bahasa gaul ini lah yang meracuni bahasa daerah Banjar. Bahasa gaul ini mewabah dalam pergaulan masyarakat Banjar terutama di daerah perkotaan. Munculnya bahasa gaul ini ke ruang publik secara luas, antara lain adalah pada siaran – siaran radio swasta terutama Radio Frekwensi Modulasi, dan televisi swasta menayangkan sinetron maupun acara lainnya memakai bahasa gaul. Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 6 Comments »
April 7th, 2009
Miguel De Unamuno Y Yugo
Lahir di Bilbao dan meninggal di Salamanca. Turunan bangsa Bask di utara Spanyol. Masa remaja sendiri dilukiskannya dalam riwayat hidupnya : “ Recuerdos de Niez y Mocedad “ (1908).Di thn 1901 jadi professor bahasa Yunani dan bahasa Spanyol di universitas Salamanca. Ia diberhentikan jadi rektor universitas Salamanca dan dibuang ke kekepulauan Kanari karena tidak setuju atas pemerintahan Primo de Rivera yang diktator.
Setelah pemerintahan itu jatuh, ia kembali ke Salamanca. Unamuno sangat benci korupsi dikalangan pemerintahan dan melakukan kupasan secara pidato, dan berupa tulisan di media cetak. Selanjutnya ia terkenal sebagai penyair, pengarang roman dan esai. Himpunan sajaknya : “ Poesias” (1907), “Rosario de sonetos liricos” (1911), “Niebla” (1914),”Abel Sanchez” (1917),”La Tia Tula” (1921), “El espeyo de muerte” (1925) dan “de Fuerteventura” (19250. Esainya : “Vida de Don Quiyote et Sanch” (1905),”L’agonie de Christianisme”, “Ensayos” (1916-1918), “De Sentimento tragico” (1921) Salah satu sajaknya :
APA HIDUPMU ITU, JIWAKU ?
Apa hidupmu itu, jiwaku, apa upahnmu?
hujan di telaga !
Apa hidupmu itu, jiwaku, apa biasamu ?
angin di angkasa !
Betapa ‘kan suci lagi, jiwaku, hidupmu ?
gelita di guha !
hujan di telaga !
angin di angkasa !
gelita di guha !
Menangis hujan dari langit dan awan …
angin adalah kesah yang tak kenal pamitan,
derita : gelagak hitam tak terhiburkan,
dan hidup : hujan dan gelap dan angin Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | No Comments »
April 1st, 2009
Dari : Fahmi Faqih
Ada cerita menarik tentang Sutardji Calzoum Bachri – saya tidak tahu apakah ini ada hubungannya dengan pemahaman sufisme atau tidak, meski, jika merujuk kepada sajak-sajaknya, kecenderungan ke arah itu memang banyak ditemukan. Cerita yang cukup masyhur di kalangan seniman tua di Surabaya ini, kurang lebih demikian. Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 3 Comments »
March 28th, 2009
: Arsyad Indradi
Mantra adalah ujar-ujar yang merupakan sumber kekuatan spritual leluhur pusaka Banjar ( Kalimantan ). Pada hakikatnya mantra adalah suatu permohonan kepada yang Maha Kuasa yang disampaikan dengan ujaran yang khas dan dengan gaya bahasa yang khas pula dengan keyakinan yang penuh bagi penggunanya.
Namun pada zaman sekarang ini mantra mulai langka. Andai pun ada, pemilik mantra merahasiakan keberadaan mantra dan cuma segelintir orang yang memiliki mantra itu pun hanya merupakan warisan kepada keluarga dan orang – orang tertentu. Ini pun tergantung keyakinan pemiliknya. Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 20 Comments »
March 23rd, 2009
Utomo Soconingrat, Lahir di Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, 13 Oktober 1999.Anak pertama dari dua bersaudara ini, mulai berniat menulis puisi sejak duduk di kelas 3 tepatnya saat gurunya Ibu Elita SPd menyuruh kakak dari Aulia Murti ini, membacakan puisi di depan kelas 3 Unggul SD Islam Al-Fallah. Seminggu setelah itu, puisi-puisi murid kelas 4 SD Islam Al-Fallah Jambi pun bermunculan. Puisi-puisi anak dari pasangan Lilik Bekti Lestari (ibu) dan EM Yogiswara (bapak), pernah termuat di Harian Pagi Jambi Ekspres dan Harian Pagi Jambi Independent. Kini tinggal di Jalan H Ibrahim Blok E-7 RT 11 Kelurahan Kenali Besar Kecamatan Kotabaru, Jambi. Email: utomosoconingrat@gmail.com Puisi – Puisinya : Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 13 Comments »
March 22nd, 2009
JAMBI EKSPRESS ONLINE / 23 Desember 2008
Respons rekan-rekan penyair sungguh luar biasa. Tercatat 34 penyair dari seluruh penjuru tanah air mengirimkan karyanya.
Di dalam perspektif penyair, Jambi tampil beraneka warna dan menyediakan berbagai ragam sudut pandang dalam ekspresi. Puisi-puisi yang dimuat dalam buku ini dapat dipandang sebagai semacam “buku putih” tentang lanskap kota bernama Jambi. Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 2 Comments »
March 22nd, 2009
Lebatnya tumbuh serumpun serai
Harum kembangnya tiada tara
Adat pusaka tidak dipakai
Rupa nan elok apa gunanya Read the rest of this entry »
Posted in Uncategorized | 4 Comments »